b Mengubah atau memperbaiki bagian tertentu pada gambar menggunakan pola dari bagian gambar lain. c. Memilih atau menemukan bagian gambar yang sama kedalaman warnanya . d.
Adatiga cara menyeleksi yaitu: 1. Marquee Tool, yaitu menyeleksi dalam bentuk kotak, elips, row, dan kolom 2. Lasso Tool, untuk menyeleksi dalam bentuk bebas, poligonal
Fasilitaspada toolbox untuk duplikasi bagian image adalah. answer choices . Polygonal Lasso Tool. Menyeleksi gambar dengan bentuk kotak menggunakan . pada toolbox. answer choices . Square Marquee Tool. Polygonal Lasso Tool digunakan Untuk menyeleksi gambar. answer choices . secara terbatas. memiliki banyak distorsi.
LineTool >>>> >>>> >>>> Klik kiri pada mouse, tarik lalu lepaskan ketika objek telah terbentuk Untuk objek kotak, garis dll.. dapat dibuat dengan cara yang sama Nita Endrya, M.Pd. 17 Garis
QuickMask Mode digunakan untuk menyeleksi dengan menggunakan Brush Tool. Aktifkan tool ini dengan menekan tombol Q pada keyboard atau memilih tool Quick Mask Mode. Gunakan rectangular marquee tool untuk memotong gambar dalam bentuk kotak. Gunakan menu Select -> Transform Selection untuk mengubah seleksi dan menu Select -> Feather untuk
RectangularMarquee Tool, digunakan untuk menyeleksi atau memotong foto yang berbentuk kotak. b. Elliptical Marquee Tool, alat ini sama dengan yang diatas tetapi bedanya
Fungsifungsi Toolbox pada CorelDRAW. Pick tool; untuk memilih atau menyeleksi dan mengatur ukuran, memiringkan, untuk mengubah suatu objek dengan menggunakan Free rotation, angle rotation, Scale, dan Skew tool. Smear tool, Twirl tool, Attact tool, Repel tool untuk mengontrol bagian gambar mana yang akan di gambar ulang dalam jendela kerja.
4 Single Column Marquee Tool, berfungsi untuk menyeleksi objek dengan garis vertikal. 3. Lasso Tool Lasso Tool juga berfungsi untuk menyeleksi objek, tetapi dalam bentuk yang bebas. Lasso Tool dibagi menjadi 3, yaitu: 1. Lasso Tool (shortcut keyboard: L), berfungsi untuk menyeleksi objek dalam bentuk bebas sesuai keinginan. 2.
SingleRow Marquee Tool Single column Marquee Tool Elliptical Marquee Tool Rectangular Marquee Tool Double column Marquee Tool Jawaban yang benar adalah: D.
Dilansirdari Ensiklopedia, Menyeleksi gambar dengan bentuk kotak menggunakan pada toolboxmenyeleksi gambar dengan bentuk kotak menggunakan pada toolbox
r3Gem. Menyeleksi gambar dengan bentuk kotak menggunakan … pada toolbox? Single Row Marquee Tool Single column Marquee Tool Elliptical Marquee Tool Rectangular Marquee Tool Double column Marquee Tool Jawaban yang benar adalah D. Rectangular Marquee Tool. Dilansir dari Ensiklopedia, menyeleksi gambar dengan bentuk kotak menggunakan … pada toolbox Rectangular Marquee Tool. Pembahasan dan Penjelasan Menurut saya jawaban A. Single Row Marquee Tool adalah jawaban yang kurang tepat, karena sudah terlihat jelas antara pertanyaan dan jawaban tidak nyambung sama sekali. Menurut saya jawaban B. Single column Marquee Tool adalah jawaban salah, karena jawaban tersebut lebih tepat kalau dipakai untuk pertanyaan lain. Menurut saya jawaban C. Elliptical Marquee Tool adalah jawaban salah, karena jawaban tersebut sudah melenceng dari apa yang ditanyakan. Menurut saya jawaban D. Rectangular Marquee Tool adalah jawaban yang paling benar, bisa dibuktikan dari buku bacaan dan informasi yang ada di google. Menurut saya jawaban E. Double column Marquee Tool adalah jawaban salah, karena setelah saya coba cari di google, jawaban ini lebih cocok untuk pertanyaan lain. Kesimpulan Dari penjelasan dan pembahasan serta pilihan diatas, saya bisa menyimpulkan bahwa jawaban yang paling benar adalah D. Rectangular Marquee Tool.
Fungsi Toolbox Pada Photoshop – Photoshop adalah Sebuah software yang di khususkan dan selalu berfungsi bagi Photografer atau designer untuk dapat memodifikasi suatu gambar atau foto secara profesional. bahkan Software merupakan Software terbaik untuk saat ini dalam memproses atau modifikasi suatu obyek atau foto yang sederhana maupun yang sulit sekalipun. Salah satu kunci untuk mahir menggunakan photoshop adalah mengetahui fungsi-fungsi yang ada dalam photoshop diantaranya adalah tool box atau tool panel. Toolbox adalah sekumpulan alat yang sering digunakan dalam proses editing gambar yang biasanya terletak di samping kiri pada area kerja photoshop. Berikut ini adalah tampilan dan penjelasan fungsi toolbox pada photoshop. Saya sarankan anda langsung mencobanya saat membaca artikel ini, agar lebih dipahami cara kerja dari setiap tool. Fungsi Toolbox Pada Photoshop Untuk melihat fungsi tool lebih detail, cukup memilih salah satunya llu pergi kehalamannya. Selection Tool Move Tool – Shortcut V, alat ini digunakan untuk memindahkan posisi layer dalam satu foto ataupun memindahkan sebuah foto atau layer dalam sebuah foto ke foto yang lain / foto yang berbeda Rectangular Marquee Tool – Shortcut M, alat ini digunakan untuk menyeleksi objek yang berbentuk kotak. Klik kanan diatas alat ini maka akan muncul alat lain dari kelompok marquee tool seperti Eliptical Marquee Tool, Single Row Marquee tool dan Single Column Marquee Tool. Eliptical Marquee Tool – Shortcut M, alat ini digunakan untuk menyeleksi objek yang berbentuk lingkaran seperti menyeleksi lingkaran mata, ban mobil dan objek lain. Alat ini masih satu kelompok dengan Rectangular Marquee Tool. Lasso Tool – Shortcut L, digunakan untuk menyeleksi objek dengan bentuk bebas, alat ini akan membentuk seleksi sesuai dengan gerakan mouse, penggunaan alat ini sangat bergantung dengan gerakan mouse sehingga cukup sulit mengendalikan dan mencapai hasil yang maksimal. Polygonal Lasso Tool – Shortcut L, digunakan untuk menyeleksi objek dengan bentuk bebas bersudut, alat ini membentuk seleksi melalui titik-titik point yang dibuat dengan menggunakan klik kiri mouse. Alat ini juga dapat digunakan untuk memotong dan mengubah background foto. Magnetic Lasso Tool – Shortcut L, digunakan untuk menyeleksi objek dengan bentuk bebas, cara kerja alat ini adalah menempel pada tepi objek yang akan dipotong ketika mouse bergerak mengelilingi tepian objek, selama proses seleksi alat ini membentuk titik-titik penghubung seleksi. Magic Wand Tool – Shortcut W, digunakan untuk menyeleksi satu jenis warna warna solid pada foto. Alat ini dapat menyeleksi dengan pengaturan nilai tolerance atau nilai cakupan warna, semakin besar nilai tersebut maka semakin luas cakupan warna yang di seleksi. Crop & Slice Tool Crop Tool – Shortcut C, digunakan untuk memotong gambar, foto ataupun canvas kertas kerja. Pemotongan dengan alat ini dilakukan secara permanen mengubah bentuk dimensi lebar dan tinggi foto. Pemotongan dilakukan dengan menentukan area potong berbentuk kotak dari sebuah foto. Slice Tool – Shortcut C, digunakan untuk kebutuhan website dengan cara memotong hasil desain yang telah dibuat di Photoshop menjadi potongan yang lebih kecil. Slice Select Tool – Shortcut C, digunakan untuk memilih potongan pada sebuah desain yang telah dipotong sebelumnya dengan menggunakan slice tool. Annotation, Measuring & Navigation Tool Eyedropper Tool – Shortcut I, digunakan untuk mengambil sample warna dari sebuah gambar ataupun foto, sample warna diambil dengan cara mengklik warna target yang kemudian secara otomatis akan mengubah warna depan foreground color pada toolbox. Ruler Tool – Shortcut I, digunakan untuk mengukur dimensi lebar dan tinggi. alat ini biasanya digunakan untuk kebutuhan website seperti mengukur dan memperkirakan interface tinggi & lebar tombol, header ataupun area website lainnya. Satuan yang digunakan biasanya pixels. Note tool – Shortcut I, digunakan untuk memberikan catatan pada hasil desain yang telah di buat. Catatan ini berguna sebagai pengingat dalam proses pembuatan desain ataupun dapat berguna sebagai media untuk penyampaian sebuah pesan ketika bekerja secara team. Hand Tool – Shortcut H, digunakan untuk menggeser/memindah bidang pandang foto atau gambar di dalam window view area atau dalam kondisi gambar sedang di perbesar zoom in. Cukup tekan dan tahan tombol spasi untuk meminjam alat ini. Zoom Tool – Shortcut Z, digunakan untuk memperbesar ataupun memperkecil tampilan foto atau gambar. Pengaturan zoom in atau zoom out dapat dilakukan melalui option bar. Retouching Tool Spot Healing Brush – Shortcut J, digunakan untuk menghapus noda pada sebuah foto ataupun gambar, alat ini juga biasanya digunakan untuk menghilangkan noda di wajah ataupun menghilangkan jerawat diwajah. Patch Tool – Shortcut J, digunakan untuk memperbaiki foto dengan cara memanfaatkan pola yang terdapat pada foto tersebut. Perbaikan dilakukan dengan menyeleksi kerusakan area kemudian menarik seleksi tersebut diatas pola target untuk menutupi area kerusakan. Red Eye Tool – Shortcut J, digunakan untuk menghilangkan efek mata merah yang timbul pada foto akibat pengambilan foto dalam kondisi gelap menyebabkan flash kamera memantulkan warna merah pembuluh darah dibalik mata. Clone Stamp Tool – Shortcut S, digunakan untuk mengambil sample dari sebuah area gambar kemudian mengkloning / menerapkan sample tersebut untuk dilukiskan diatas area foto lain berdasarkan sample foto yang diambil. Pattern Stamp Tool – Shortcut S, Pattern Stamp Tool, digunakan untuk melukis image dengan menggunakan pola tertentu. Untuk mengaktifkan Pattern Stamp Tool Anda bisa mengklik kanan pada stamp toll di toolbox, lalu pilih Pattern Stamp Tool. Atau dengan shortcut S. Eraser Tool – Shortcut E,Tool ini bisa digunakan untuk menghapus gambar, namun jika digunakan untuk menghapus dalam arti hendak memotong layer, tool ini hanya bisa diterapkan jika layer tersebut adalah layer yang tidak terkunci. Background Eraser Tool – Shortcut E, digunakan untuk menghapus foto atau gambar sehingga menghasilkan layer transparant pada bagian foto atau pada area yang dihapus. Magic Eraser Tool – Shortcut E, digunakan untuk menghapus area tertentu dari sebuah foto atau gambar yang memiliki warna yang serupa satu warna solid menjadi transparan dengan satu kali klik pada area warna tersebut. Bisa dimanfaatkan untuk menghapus background satu warna. Blur Tool – digunakan untuk menghaluskan/mengaburkanarea tertentu dari sebuah foto atau gambar. Dengan mengaburkan gambar akan memberikan kesan halus, blur juga dapat menyamarkan pixels gambar. Sharpen Tool – yaitu alat yang berguna untuk menajamkan gambar dan biasa diaplikasikan pada specular highlight seperti metal. Perhatikan contoh gambar dibawah ini. Smudge Tool – digunakan untuk menggosok/mencoreng area tertentu dari sebuah foto atau gambar seolah-olah di pengaruhi oleh sapuan jari telunjuk diatas sebuah lukisan. Dodge Tool – Shortcut O, digunakan untuk menerangkan warna di area tertentu pada gambar atau foto dengan memberikan highlights pada area tertentu hingga area tersebut tampak lebih cerah / terang. Burn Tool – Shortcut O, digunakan untuk menggelapkan warna di area tertentu pada gambar atau foto dengan memberikan shadow / bayangan pada area tertentu hingga tampak lebih gelap. Sponge Tool – Shortcut O, digunakan untuk mengubah saturation di area tertentu pada area gambar atau foto. Painting Tool Brush Tool – Shortcut B, digunakan untuk melukis foto atau gambar dengan goresan kuas berdasarkan warna depan foreground color yang telah dipilih. brush adalah salah satu alat yang penting dalam adobe photoshop History Brush Tool – Shortcut Y, digunakan untuk melukis image menggunakan snapshot atau state history dari Image. Tool ini fungsinya hampir sama dengan Undo, Namun Undo mengembalikan semua yang kita Lakukan, Tapi dengan History Brush Tool Kalian Dapat memilih sesuatu yang ingin di kembalikan . Art History Brush Tool – Shortcut Y, digunakan untuk melukis image menggunakan snapshot atau state history dari image, dengan model artistik tertentu. art history brush fungsinya hampir sama dengan history brush tool namun dengan gaya artistik tertentu. Gradient Tool – Shortcut G, digunakan untuk mengecat area yang dipilih selected area dengan perpaduan dua warna atau lebih. Gradient ini juga memiliki beberapa pengaturan dan tipe untuk menghasilkan efek perpaduan warna yang sesuai dengan keinginan. Paint Bucket Tool – Shortcut G, digunakan untuk mengecat atau mewarnai area tertentu atau layer tertentu berdasarkan warna depan foreground color yang telah dipilih. Drawing and Type Tool Horizontal Type Tool – Shortcut T, digunakan untuk membuat teks secara horizontal. Selain alat ini ada juga Vertical Type Tool untuk membuat teks secara vertical dan type mask untuk membuat teks dalam bentuk seleksi. Pen Tool – Shortcut P, digunakan untuk menggambar path sudut ataupun lengkung. Alat ini biasa juga digunakan untuk menyeleksi objek. Selain alat ini ada kumpulan alat lain untuk menambah titik point, mengurangi dan memodifikasi path yang telah dibuat. Baca juga informasi tutorial kami lainnya seperti Fungsi Layer Pada Photoshop Demikian informasi fungsi toolbox pada photoshop, semoga informasi bermanfaat untuk anda. Jika ada pertanyaan mengenai tutorial photoshop di atas, anda bisa hubungi kami di menu contact di web ini. Terimakasih anda telah mengunjungi kuliah desain dan membaca informasi mengenai. Fungsi Toolbox Pada Photoshop https//kuliahdesain com/fungsi-toolbox-pada-photoshop -
Sumber gambar – Pen tool merupakan salah satu alat yang sering digunakan untuk menyeleksi sebuah objek gambar path. Pen tool dapat digunakan untuk menyeleksi objek secara lurus, diagonal, kurva dengan sangat bebas costum path. sehingga pengguna akan merasa nyaman dan ketika menggunakan alat ini. Sebelum memulai menyeleksi, pastikan gambar sudah kita duplikasi Duplicate layer agar gambar kita bisa untuk di edit. Kemudian perbesar objek yang akan kita seleksi agar hasil seleksi memiliki ketepatan yang tinggi. Proses seleksi dilakukan dengan langkah-langkah berikut Klik Pen Tool yang berada pada bar sebelah kiri gambar seperti ujung bolpoin, atau dengan menggunakan shortcut keyboard “P”, maka secara otomatis Pen tool akan aktif. Mulai melakukan seleksi dengan meng-klik pada titik awal Anchor point, kemudian dilanjutkan meng-klik sesuai bentuk permukaan luar objek. Apabila objek yang akan diseleksi membentuk lengkungan diagonal atau kurva, maka buat titik selanjutnya dengan menahan titik baru dan geser sesuai dengan lengkungan objek. Menghapus titik yang salah dapat dilakukan dengan meng-klik Delete Anchor Point Tool, lalu klik pada titik yang akan kita hapus. Begitu pula dengan menambahkan titik yaitu dengan meng-klik Add Anchor Poin Tool, kemudian klik dimana kita ingin tambahkan titik. Lanjutkan membuat titik sesuai dengan permukaan objek hingga titik bertemu titik awal. Hasilnya bukan lagi titik, melainkan berupa garis. Klik kanan pada objek terseleksi, kemudian pilih “Make Selection…” ini akan membuat seleksi dari objek yang sudah anda buat. Muncul dialog Rendering. Pilih Feather Radius 0, 1 atau 2. Angka ini menentukan tingkat kehalusan permukaan objek dan penggunaanya sesuai kebutuhan. Objek telah selesai terseleksi Apabila kita ingin membalikkan seleksian dari area yang telah kita seleksi maka kita dapat melakukan Inverse dengan shortcut Ctrl +Shift+I maka otomatis objek yang terseleksi akan berubah. Setelah melakukan seleksi kita dapat melakukan copy objek seleksi ke layer baru dengan Ctrl + J Copy Selection. Untuk melihat hasilnya, tutup ikon mata yang berada si sebelah kiri layer lama. Hasil seleksi menggunakan Pen tool dapat digunakan untuk membuat path baru, membuat bentuk baru pada layer, dan memberikan warna pada hasil seleksi. Menggunakan tools pada proses editting gambar membutuhkan kesabaran dan ketelitian supaya mendapatkan hasil akhir yang sesuai dengan keinginan kita.