Ancamanterhadap sistem informasi sendiri terbagi menjadi dua bagian yaitu : 1. Ancaman aktif merupakan suatu kejahatan yang terjadi pada komputer dan suatu kecurangan berupa pencurian data. 2. Ancaman pasif merupakan kegagalam sistem itu sendiri atau kesalahan manusia dalam memproses sistem, atau karena adanya bencana alam yang terjadi yang
Tujuandari penelitian ini adalah membuat sistem informasi untuk memenuhi kebutuhan otomatisasi data di Ganesha Tailor. Metode Penelitian dalam pengembangan sistem informasi ini menggunakan metode pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan studi pustaka, metode perancangan sistem menggunakan RUP (Rational Unified Process) dengan tahapan inception, elaboration, dan construction, dan
Mengurangiwaktu untuk pengolahan data. Mendapatkan data langsung dari sumbernya (mempertinggi kehandalan). Mempercepat penyebarluasan informasi. 1. Model Komunikasi Data. Komunikasi data berkaitan dengan pertukaran data diantara dua perangkat yang terhubuang secara langsung yang memungkinkan adanya pertukaran data antar kedua pihak.
belajar yaitu latar belakang pengolahan data dan informasi, konsep data dan informasi; proses pembuatan informasi dari data. Dengan mempelajari modul ini diharapkan Anda dapat memahami pengertian dasar pengolahan data dan informasi. Setelah mempelajari modul ini Anda dapat menjelaskan: 1. pengertian data dan informasi; 2. kualitas dan fungsi informasi; 3. siklus informasi. K PENDAHULUAN
ERATEKNOLOGI INFORMASI. · Periode ini dimulai pada awal tahun 1970-1n. · Perpaduan dari teknologi digital dengan telekomunikasi. · Untuk mengelolah database, spreadsheet dan data processing ( end-user computing). · Sebagai sustu fasilitas yang dapat memberikan ekuntungan kompetitif bagi perusahaan, terutama yang bergerak di bidang
Kunjungipos untuk informasi selengkapnya. Seksi Pengembangan Aplikasi dan Data Mempunyai tugas membantu Kepala Bidang Penyelenggaraan E-Government dalam penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria dan pemberian bimbingan teknis dan supervisi serta pemantauan evaluasi dan pelaporan terkait fungsi Layanan Pengembangan dan Pengelolaan
RINGKASANTUGAS : Menyusun dan melaksanakan penyiapan bahan/ materi perumusan kebijakan daerah, pengoordinasian perumusan kebijakan daerah, pengoordinasian pelaksanaan pengelolaan layanan pengadaan secara elektronik, pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan daerah di bidang Pengelolaan Sistem Pengadaan Secara Elektronik, Pengembangan Sistem Informasi, Dan Pengelolaan Informasi Pengadaan
Pengolahandata dimulai dengan data dalam bentuk mentahnya dan mengubahnya menjadi format yang lebih mudah dibaca seperti grafik, dokumen, dan lain sebagainya. Fungsi dasar dari teknik pengolahan data ini adalah validasi, pengurutan, peringkasan, agregasi, analisis, laporan, klasifikasi. Proses ini tidak boleh dilakukan dengan sembarangan.
3 PENGERTIAN INFORMASI Informasi adalah sejumlah data yang telah diolah melalui pengolahan data dalam rangka menguji tingkat kebenarannya dan ketercapaiannya sesuai kebutuhan. Sedangkan data merupakan bahan mentahnya. 4. Tiga hal penting yang harus diperhatikan dari informasi, yaitu : a. Informasi merupakan hasil pengolahan data b.
Penggunanjaringan internet sendiri dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu akses internet dengan menggunakan jaringan kabel dan akses internet tanpa kabel atau jaringan wireless. Dari kedua jenis jaringan tersebut memiliki keunggulan masing-masing. Jaringan kabel sendiri memiliki keunggulan dimana akses data sangat stabil.
3JQwFh.
PENGELOLAAN DATA DAN INFORMASI GEOSPASIAL Pengembangan Direktori data Direktori data berisi informasi tentang keberadaan dari data utama. 41 Metadata adalah data mengenai data dan mencakup karakter teknis dari data, syarat akses dan prosedur-prosedur, dan bagaimana memperoleh informasi selanjutnya. Infrastruktur data spasial nasional harus mencakup direktori data atau sistem direktori dengan mana pengguna dapat mengetahui tentang ketersediaan dan kecocokan data yang diinginkan. Direktori mencakup data utama yang merupakan bagian dari infrastruktur dan data lain yang tersedia ataupun data yang masih dalam pengembangan. Konsep direktori data spasial nasional dan keberadaan sistem direktori data tersebut merupakan faktor yang sangat penting dalam pembangunan IDSN. Salah satu kebijakan pembangunan IDSN yang perlu diprioritaskan adalah kebijakan tentang metadata yang didistribusikan secara cuma-cuma dan dapat dipertukarkan. Penelitian dan Pengembangan IPTEK dan Pengembangan SDM Penyelenggaraan IDSN memerlukan keterlibatan teknologi dalam proses-proses pengumpulan, pengolahan dan pendistribusian data serta tersedianya sumberdaya manusia yang menguasai teknologi tersebut. - Meningkatkan Penelitian Tentang Basisdata - Meningkatkan Penelitian Teknologi Informasi dan Komunikasi Clearinghouse - Meningkatkan Teknik Data acquisition 42 - Mengembangkan Teknik Data Processing - Penelitian Efisiensi Distribution Data - Peningkatan Kualitas SDM IDSN - Promosi Kemampuan SDM nasional Meningkatkan Penelitian Tentang Basisdata Melaksanakan penelitian dan pengembangan mengenai pengelolaan dan penggunaan basisdata geospasial. Penelitian di bidang basisdata perlu diselenggarakan mengingat volume data yang disimpan disetiap kastodian saat ini sudah cukup besar sehingga memerlukan teknik pengelolaan basisdata yang dapat mempercepat akses terhadap data tersebut. Meningkatkan Penelitian Teknologi Informasi dan Komunikasi Clearinghouse Melaksanakan penelitian dan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi yang berkaitan dengan pengembangan Jaringan Clearinghouse yang mencakup sistem basisdata, protokol komunikasi, dedicated lines, local area network, wide area network, integrated-service networks dan internet. Meningkatkan Teknik Perolehan Data Penelitian dan pengembangan dalam mendukung pelaksanaan kegiatan perolehan data data acquisition dengan menggunakan teknologi Global Positioning System GPS, Total station, dan digital photogrammetry. 43 Mengembangkan Teknik Pemrosesan Data Penelitian dan pengembangan dalam pemrosesan data dengan teknologi komputer dan perangkat lunak pengolahan data sehingga dapat diterapkan untuk memproses data dalam jumlah yang besar dan dalam waktu yang singkat. Penelitian Efisiensi Distribusi Data Penelitian dan pengembangan IPTEK dalam proses distribusi data perlu diselenggarakan terutama yang berkaitan dengan system on-line melalui internet. Teknologi penayangan peta bahkan analisis spasial secara on-line di internet saat ini sudah tersedia sehingga yang perlu dilakukan adalah penguasaan teknologi tersebut agar dapat diterapkan di setiap kastodian data. Penelitian dan pengembangan IPTEK juga perlu dilaksanakan untuk menunjang penerapan teknologi e-commerce agar penjualan data dan informasi spasial dapat dilaksanakan melalui internet secara on-line. Peningkatan Kualitas SDM Surta Mendorong peningkatan kualitas SDM di pusat maupun di daerah yang mampu dalam menyelenggarakan IDSN melalui partisipasi aktif dalam 44 - program sertifikasi oleh pihak yang berwenang - pelatihan-pelatihan yang bersertifikasi Promosi Kemampuan SDM nasional Mempromosikan standar kemampuan SDM nasional di bidang pengelolaan informasi geospasial yang berdaya saing internasional. Manajemen Penyelenggaraan IDSN Manajemen Penyelenggaraan IDSN dilaksanakan melalui Fora IDSN. Implementasi Fora IDSN dapat dilaksanakan dengan mengelompokkan jenis forum koordinasi sesuai dengan aspek-aspek yang diperlukan untuk disepakati oleh semua institusi yang terkait dalam kerangka disain pembangunan IDSN. Pengelompokkan Fora IDSN tersebut adalah Forum Koordinasi Kebijakan Forum ini ditujukan untuk mensinergikan kebijakan dan rencana strategis yang dilaksanakan pada semua institusi terkait dalam pembangunan Infrastruktur Data Spasial Nasional. Forum ini beranggotakan semua pimpinan institusi terkait dan sedikitnya 1 satu kali dalam 5 lima tahun melaksanakan Rapat Koordinasi dalam rangka penyempurnaan Kebijakan dan Rencana strategis pada masing masing institusinya. 45 Forum Koordinasi Teknis Forum ini ditujukan untuk mensinergikan Program Tahunan yang dilaksanakan pada semua institusi terkait dalam pembangunan Infrastruktur Data Spasial Nasional. Forum-forum sejenis ini beranggotakan semua pimpinan unit pada institusi terkait, setingkat Eselon II dan sedikitnya 1 satu kali dalam setahun melaksanakan Rapat Koordinasi dalam rangka penyempurnaan Program Tahunan yang akan dilaksanakan pada unit yang dipimpinnya. Forum ini dapat lebih dikembangkan dengan mengelompokkan sesuai dengan aspek aspek yang merupakan komponen IDSN. Tim Kerja Teknis Forum ini ditujukan untuk mensinergikan operasionalisasi Kegiatan yang dilaksanakan pada suatu institusi terkait dalam pembangunan Infrastruktur Data Spasial Nasional. Forum ini beranggotakan beberapa perwakilan dari institusi terkait, setingkat Eselon III dan melaksanakan pertemuan yang intensif dalam rangka pencapaian sasaran kegiatan yang melibatkan beberapa instansi terkait dalam pelaksanaannya. Forum – forum lainnya Forum – forum koordinasi lainnya yang bersifat kemitraan institusional atau kerjasama internasional dalam rangka mendukung program pembangunan Infrastruktur Data Spasial Nasional. 46 BAB V P E N U T U P Dengan diterbitkannya buku ini semoga pembangunan IDSN di Indonesia mendapatkan percepatan dalam pengembangannya untuk mewujudkan amanat program nasional yang diemban oleh segenap unsur lintas pelaku yang ada di Indonesia. Uraian yang disusun dalam buku pedoman ini tentunya tidak akan mempunyai arti yang signifikan dalam kerangka pembangunan nasional manakala tidak ada etiket baik dari semua pihak terkait, guna mewujudkan kepemerintahan yang baik Good Governance. Untuk itu sangat diharapkan adanya pemenuhan komitmen dari semua pihak dalam rangka mewujudkan keinginan dan cita-cita pembangunan nasional untuk menuju masyarakat sejahtera melalui pembangunan dan pemanfaatan data dan informasi spasial dalam kerangka IDSN. Karena dengan pemanfaatan dan mengoptimalan data dan informasi yang ada maka akan terjadi suatu efisiensi yang luar biasa. Pedoman-pedoman lainnya yang memperjelas dari semua komponen IDSN akan disusun dalam waktu yang tidak terlalu lama dan tidak terlepas dari peran serta semua unsur lintas pelaku. 47
- Informasi adalah hal yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Jika dahulu manusia mendapatkan informasi dengan cara pergi ke perpustakaan, membaca buku, membaca koran, atau menyaksikan langsung suatu peristiwa. Di era modernisasi ini manusia dapat mendapatkan informasi dengan mudah melalui teknologi informasi dalam buku Pengantar Ilmu Perpustakaan 1993 menyebutkan bahwa teknologi informasi adalah teknologi yang digunakan untuk menghasilkan, menyimpan, mengolah, dan menyebarkan informasi. Maka teknologi informasi digital adalah teknologi pengelolaan informasi yang berbentuk digital melalui proses digitalisasi. Dilansir dari Forbes, digitalisasi adalah pengambilan informasi analog dan mengkodekannya menjadi nol dan satu bahasa biner sehingga komputer dapat menyimpan, memproses, dan mengirimkan informasi tersebut. Baca juga Cara Menghargai Ilmu Pengetahuan dan TeknologiLingkup Kerja Abdul Kadir dalam buku Pengenalan Teknologi Informasi 2003 menyebutkan bahwa Haag 2000 membagi lingkup kerja teknologi digital menjadi Teknologi masukan adalah segala macam teknologi yang bisa mendigitalisasi suatu informasi misalnya keyboard dan scanner. Teknologi keluaran adalah segala sesuatu yang bisa menampilkan informasi misalnya layar monitor. Teknologi perangkat lunak adalah berbagai software untuk mengolah informasi. Teknologi penyimpanan adalah media penyimpanan infomasi seperti hard disk. Teknologi telekomunikasi merupakan teknologi yang dapat menghubungkan manusia dalam jarak jauh seperti mesin ATM maupun media sosial. Mesin pemroses atau dikenal sebagai central processing unit CPU Komunikasi teknologi dapat dilakukan di lingkungan akademis, lingkungan kerja, dan lingkungan umum. Tidak dapat dilakukan di lingkungan industri. Kelebihan teknologi informasi digital Adapun kelebihan teknologi digital adalah Aksesibilitas Data yang lebih tinggi Dengan adanya teknologi informasi digital, aksesibilitas data akan lebih tinggi. Untuk menemukan suatu informasi tidak perlu datang ke tempat langsung atau membeli buku, informasi tersebut dengan mudah dan praktis didapatkan melalui internet. Baca juga Dampak Kemajuan Teknologi di Bidang Sosial dan Budaya Kemudahan akses informasi memberikan dampak baik lainnya seperti penghematan waktu dan juga penghematan biaya. Belum lagi informasi yang diakses secara digital lebih hemat tempat karena satu laptop saja bisa menyimpan ratusan buku tanpa menyita tempat di dalam rumah.