Untukcara pembuatanya langkah awal anda harus tahu ukuran dimensi dari micro sim itu sendiri. Nah untuk ukurannya anda bisa perhatikan gambar dibawah ini : Setelah sobat paham ukuran dari kartu tersebut, maka bisa melanjutkan ke langkah selanjutnya cara memotong kartu sim dengan baik dan benar. 1. Perisapan Alat Dan Bahan. Cutter & Gunting.
Berikuttips cara memotong sendiri kartu SIM perdana menjadi Micro atau Nano : Untuk membuat / memotong kartu SIM dari Standart menjadi micro dan nano bisa gunakan gunting, panggaris dan pulpen. Ukurlah kartu SIM tersebut terlebih dahulu menggunakan penggaris sesuai dengan ukuran pada gambar dibawah ini. Berikut ukuran masing-masing kartu mulai dari kartu SIM standar sampai yang paling kecil nano.
Dengan kesempatan kali ini kami dari pemain ayam akan membahas sesuatu. Banyak pertanyaan tentang ayam aduan bangkok yang harus di pelajari dan di
BK6gl. Unduh PDF Unduh PDF Artikel wikiHow ini mengajarkan cara mengubah kartu SIM standar atau mikro menjadi kartu nano. Walaupun ukuran kartu SIM berbeda-beda, sebenarnya bagian kartu SIM yang digunakan untuk menyimpan data mempunyai ukuran yang sama pada ketiga jenis kartu ini. Ingat, memotong kartu SIM secara keliru bisa membuatnya tidak berfungsi dan tidak dapat diperbaiki. Lakukan ini jika Anda memang siap dengan risikonya. Langkah 1 Siapkan peralatan. Beberapa benda yang diperlukan untuk memotong kartu SIM di antaranya Gunting yang tajam dan lurus Kartu SIM nano sebagai perbandingan Pensil Kikir atau ampelas Penggaris 2Pahami apa yang tidak boleh dilakukan. Ketika melakukan pemotongan, jangan sampai mengenai bagian logam di kartu karena membuatnya menjadi tidak berguna dan tidak bisa diperbaiki. Metode terbaik agar bagian logamnya tidak terpotong adalah dengan memotong kartu sedikit lebih lebar daripada yang dibutuhkan. Setelah itu, gunakan ampelas atau kikir untuk mengurangi ukuran kartu sesuai keperluan. 3Keluarkan kartu SIM dari ponsel. Jika kartu SIM yang ingin dipotong masih berada di dalam ponsel, keluarkan kartunya sekarang sebelum Anda melanjutkan prosesnya. 4 Cari tahu ukuran kartu pada saat ini. Gunakan penggaris untuk mengukur dan mencari tahu jenis kartu yang Anda miliki pada saat ini dan harus dipotong[1] Kartu SIM mikro - Berukuran 12 x 15 mm. Kartu SIM standar - Berukuran 15 x 25 mm. 5 Potong kelebihan di kartu SIM standar. Apabila Anda ingin memotong kartu berukuran standar, mulailah memotong di sepanjang garis yang dibuat oleh bagian potongan yang terdapat di sisi kiri. Ini masih menyisakan jarak beberapa milimeter antara tepian kiri kartu dan bagian logam pada kartu SIM. Sisi kiri pada kartu standar adalah bagian yang tidak terdapat potongan miring di sudutnya. Lewati langkah ini apabila kartu Anda berjenis mikro. 6 Tempatkan kartu SIM nano di atas kartu SIM saat ini. Anda tidak bisa melakukan pengukuran dengan baik, yang terkait dengan jumlah ruang yang harus dipotong, jika tidak membandingkannya dengan kartu nano sebagai panduan. Agar Anda bisa melakukannya secara seragam, lakukan beberapa hal di bawah ini[2] Tempatkan kartu SIM mikro atau standar di permukaan yang rata. Pastikan sudut siku kartu SIM berada di kanan atas kartu ketika Anda melihatnya dari atas. Tempatkan kartu SIM nano di atas kartu SIM. Pastikan sudut siku kartu nano terletak di kanan atas kartu ketika Anda melihatnya dari atas. Pastikan sudut kiri bawah kartu SIM nano sejajar dengan sudut kiri bawah kartu yang ingin dipotong. 7Jiplak garis pada kartu SIM nano pada kartu SIM di bawahnya. Gunakan pensil untuk membuat garis di sekeliling kartu nano. Ini adalah garis panduan untuk melakukan pemotongan. 8Potong kartu pada garis yang Anda buat. Lakukan ini dengan hati-hati, dan tidak masalah jika Anda memotongnya sedikit lebih lebar daripada garis bantu. 9 Cobalah menempatkan kartu SIM yang baru dipotong di dalam baki kartu. Kartunya kemungkinan besar tidak bisa masuk, tetapi ini bisa memberi gambaran mengenai seberapa lebar kelebihan kartu yang harus dikikis. Beberapa perangkat Android tidak menggunakan baki kartu SIM. Jika Anda memiliki ponsel jenis ini, cobalah memasukkan kartu langsung ke dalam slotnya. 10 Kikir kelebihan plastiknya. Gunakan kikir kuku atau ampelas untuk mengikis pinggiran plastik di bagian samping dan bawah kartu. Jagalah agar sebagian besar plastik yang terdapat di bagian atas kartu tetap utuh hingga Anda menguji pas tidaknya ukuran kartu. Ingat, kartu SIM nano masih mempunyai kira-kira 1 mm plastik di sekelilingnya. Jadi, jangan menghilangkan bagian plastiknya secara penuh. Gunakan kartu nano yang ada sebagai referensi untuk melakukan langkah ini. 11 Cobalah menempatkan kartu nano Anda ke dalam baki kembali. Jika sudah pas, berarti Anda berhasil mengubah kartu tersebut menjadi kartu SIM berukuran nano. Selanjutnya, cobalah menguji kartu SIM nano ini dengan memasukkannya ke dalam ponsel. Setelah itu, nyalakan ponsel Anda. Apabila kartu SIM masih belum pas, Anda harus mengikisnya lagi. Sekali lagi, apabila ponsel Android Anda tidak menyediakan baki SIM, cobalah mendorong kartunya ke dalam slot untuk SIM. Iklan Cobalah membeli alat pemotong SIM mikro di konter perlengkapan ponsel atau toko daring, jika Anda kurang percaya diri memotong kartu SIM. Alat pemotong kartu mikro memiliki cara kerja seperti pelubang kertas. Anda bisa mendapatkannya di situs jual beli daring, seperti Tokopedia, Bukalapak, Shopee, dsb.[3] Carilah informasi apakah operator seluler Anda bisa membantu memotong kartu SIM di gerainya. Pada umumnya, gerai operator seluler menyediakan layanan gratis untuk memotong kartu SIM agar bisa dipasang di perangkat seluler. Iklan Peringatan Kartu SIM yang rusak tidak akan ditanggung oleh penyedia layanan kartu SIM. Bersiaplah untuk menanggung risiko ketika Anda ingin memotong kartu SIM mikro. Kartu SIM yang rusak saat Anda memotongnya tidak akan bisa diperbaiki. Jika bagian logamnya terpotong secara tidak sengaja, Anda harus membeli kartu SIM yang baru. Iklan Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda?
Jakarta - Pemilik iPhone 5 tampaknya mutlak harus mempunyai Nano SIM Card. Bila berniat memiliki kartu SIM ini dengan cara memotong dari jenis kartu SIM yang lain, Micro SIM Card misalnya, maka hal tersebut mustahil seperti diketahui, beberapa orang masih menggunakan cara konvensional dengan memotong kartu SIM-nya yang lama agar bisa mendapatkan MicroSIM yang diinginkan. Ini dilakukan ketimbang harus ribet-ribet Giesecke & Devrient, penemu serta produsen Nano SIM Card, bahwa metode dengan cara konvensional akan sulit dilakukan. Sebab kartu Nano SIM mempunyai ketipisan hingga 15% dari kartu SIM generasi sebelumnya. "Seperti yang Anda tahu, beberapa orang memotong dengan cara konvensional dari SIM biasa ke MicroSIM dengan pisau atau gunting. Hal itu mungkin terjadi, karena ketebalannya sama. Namun hal yang sama tidak bisa dilakukan untuk Nano SIM karena ketebalannya berkurang 15%," tulis perusahaan itu, seperti detikINET kutip dari Ubergizmo, Kamis 20/9/2012. Sehingga, jikapun dipotong dalam ukuran yang sama, ketebalan akan berbeda. Artinya, kartu tersebut tidak bisa masuk ke dalam slot Nano Indonesia sendiri, operator Tanah Air sudah siap memproduksi Nano SIM ini. Mereka mengakui menyiapkan kartu ini untuk menyambut iPhone 5 yang akan menyambangi Indonesia secara artinya bila ada pemilik iPhone 5 lokal yang sudah membeli sebelum kehadiran resminya ke Indonesia, maka mau tidak mau harus bersabar. Saat ini status iPhone 5 sudah di berada balai pengujian Kementerian Kominfo untuk mendapatkan sertifikasi. Untuk proses uji sertifikasi biasanya akan memakan waktu 30 hari. tyo/ash
Jakarta - Kabar yang menyebut SIM card biasa atau Micro SIM tidak bisa dipotong untuk dijadikan Nano SIM dan dibenamkan ke iPhone 5, ditepis oleh ahli digital forensik Ruby Alamsyah. Ia sudah membuktikannya obrolannya dengan detikINET, Ruby mengaku baru saja membeli iPhone 5 di Singapura. Lantaran penasaran, ia pun langsung menjajal untuk membuat Nano SIM card dari kartu RUIM model biasa."Jadi saat transit di bandara Changi, Singapura - dalam perjalanan pulang dari Amerika Serikat - saya langsung menuju toko Apple di terminal 3. Saat dilihat antreannya sedikit, langsung saja saya membeli," ujarnya, Jumat 21/9/2012. Tak tanggung-tanggung, Ruby langsung memborong 4 unit dan menjadi orang keempat di toko Apple tersebut yang membeli iPhone 5. "Memang satu orang cuma dibatasi membeli satu unit, tapi saya bolak-balik mengantre hingga beli 4 unit," di rumah, tak pelak rasa penasaran menggelayut di kepala pakar forensik yang biasa dimintai bantuan pihak kepolisian itu untuk segera mencoba 'mainan' barunya. Tentu saja aksi mengopreknya dimulai dari SIM card yang disematkan, sebab SIM Nano belum dijual operator lokal. "Mudah kok, saya memotongnya sendiri pakai gunting. Lebih gampang, kunjungi di sana ada cetakannya untuk semua jenis SIM card dan ukurannya lebih jelas. Dari gambar tersebut, tinggal dicocokkan dengan SIM Card kita lalu dipotong," jelas Rubi"Memang saat dijajal, ada bagian kuning-kuning yang kerap dianggap seperti sirkuit di kartu, agak sedikit terpotong. Tapi pas selesai dan dimasukkan ke iPhone 5, kartu Nano hasil potongan saya bisa jalan kok. Ini sudah beberapa jam dicoba gak ada masalah, bisa SMS-an, telepon, dan internet. Jadi sepertinya bagian kuning yang terpotong itu bukan core-nya, jadi tidak menyebabkan masalah," ia demikian, Ruby menegaskan jika apa yang dilakukannya memang belum tentu berhasil saat dicoba orang lain. "Istilahnya ini kan prakarya, belum tentu hasilnya selalu berhasil. Dan niat awal saya juga coba-coba, andai pun gagal, paling tinggal ganti kartu ke CS operator," penemu serta produsen Nano SIM Card - Giesecke & Devrient - mengatakan bahwa cara konvensional dengan memotong kartu SIM yang lama agar bisa mendapatkan Nano SIM akan sulit dilakukan. Sebab kartu Nano SIM mempunyai ketipisan hingga 15% dari kartu SIM generasi sebelumnya."Seperti yang Anda tahu, beberapa orang memotong dengan cara konvensional dari SIM biasa ke MicroSIM dengan pisau atau gunting. Hal itu mungkin terjadi, karena ketebalannya sama. Namun hal yang sama tidak bisa dilakukan untuk Nano SIM karena ketebalannya berkurang 15%," tulis perusahaan itu, seperti dilansir dengan 'prakarya' yang dilakukan Ruby sepertinya pernyataan Giesecke & Devrient mampu dimentahkan. Namun memang, jika mau lebih aman, sebaiknya mendapatkan Nano SIM card yang resmi dari Indonesia sendiri, sejumlah operator Tanah Air mengaku sudah siap memproduksi Nano SIM ini. Mereka menyiapkan kartu ini untuk menyambut iPhone 5 yang akan menyambangi Indonesia secara resmi. ash/fyk